Automated Guided Vehicle (AGV) sebagai Pengelolaan Gudang
PENDAHULUAN
Gudang merupakan tempat untuk kegiatan yang berhubungan
dengan penyimpanan material. Material-material yang disimpan di gudang bisa
berupa bahan baku, material perlengkapan, dan material jadi. Fungsi dari
aktivitas gudang adalah untuk memelihara dan melindungi material sampai
material itu digunakan atau dikirim ke tempat lain (Meyers dan Stephens, 2002).
Menurut
Bartholdi dan Hackman (2011), Gudang memiliki berbagai kegiatan di dalamnya,
meliputi receiving, put away,
order-picking, checking and packing, dan
shipping. Dalam transportasi material, barang dapat mengalami kerusakan.
Solusi yang
dapat ditawarkan untuk menghindari kerusakan produk sejak berada di gudang
yaitu dengan menggunakan teknologi robot untuk membantu proses transportasi
barang saat berada di gudang. Oleh karena itu, teknologi yang bisa ditawarkan
yaitu menggunakan mobile robot.
PEMBAHASAN
Jenis mobile robot yang digunakan dalam pergudangan di
bidang industri berwujud Automated Guided
Vehicle. Mobile robot jenis ini merupakan teknologi yang sedang
dikembangkan untuk membantu pekerjaan manusia dalam transportasi barang di
Industri. AGV dapat berfungsi sebagai alat transportasi yang dikendalikan
secara otomatis.
Menurut Eka Samsul (2017), Sistem operasi Automated Guided Vehicle tidak memerlukan operator
untuk mengemudikan geraknya secara langsung, untuk
beberapa fungis, AGV sudah diprogram untuk
bergerak menuju ke suatu tujuan dengan navigasi secara otomatis sehingga
operator hanya bertugas untuk mengawasi dan mengendalikannya dari jarak jauh.
Prinsip kerja AGV yaitu memiliki
perintah untuk memindahkan material dengan cara manual dengal melalui tombol
atau panel sentuh, dilakukan secara otomatis melalui sensor input dan output.
Kemudian, server pengelola AGV menerima permintaan pemindahan material dan
melimpahkan pekerjaan tersebut kepada AGV. AGV menerima pelimpahan pekerjaan
dari server dan memilih rute yang paling efisien dengan menerapkan line follower (Solomon, 2004).
Automated
Guided Vehicle memiliki sebuah solusi untuk sistem yang ideal di mana
sistem penanganan material dengan menerapkan manajemen pergudangan modern yang
memiliki kemampuan untuk melacak produk dan mengawasi keseluruhan proses
penanganan barang. Sistem penanganan yang maju ini memungkinkan penyimpanan
informasi setiap asal, tujuan, dan kuantitasnya. Dengan adanya sistem ini, kita
bisa mengetahui jumlah dan komposisi barang setiap saat sehingga meneliminasi
kebutuhan untuk penghitungan inventori secara manual sekaligus keamanan saat
pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lain.
Implementasi penanganan barang
menggunakan AGV juga berguna dari segi kesehatan dan keselamatan kerja. Saat
pekerja melakukan transportasi barang menggunakan lift trucks mungkin terjadi pengendara diharuskan masuk ke area
yang terpapar bahan beracun atau ke dalam sel pendingin, dan lain-lain. Pada
kondisi area seperti ini, AGV mampu melakukan pekerjaan tersebut dengan lebih
efisien dan mengurangi kecelakaan kerja.
PENUTUP
Perkembangan teknologi robotika yang
semakin maju dan tersedianya berbagai modul dengan variasi kecanggihan membuat
pekerjaan pada bidang industri lebih mudah. AGV cocok diterapkan pada sistem
pergudangan industri di mana memiliki ketepatan dan keamaan produk saat
penangan material dengan menjaga kondisi produk. Pengendalian Automated Guided Vehicle (AGV) dilakukan
dengan menggunakan sensor yang dilakukan AGV dan bergerak sesuai dengan jalur
yang diharapkan.
DAFTAR PUSTAKA
Bartholdi, J. dan Hackman, S..
2011. “Warehouse & Distribution
Science. The Supply Chain and Logistic Institute”. School of Industrial and
Systems Engineering. Georgia Institute of Technology, Atlanta.
Eka Samsul. 2017. “Automated Guided Vehicle AGV pada
Otomasi Industri”. http://jagootomasi.com/automated-guided-vehicle-agv-pada-otomasi-industri/. Diakses 12 Mei 2020
Meyers
dan Stephens. 2002. “Manufacturing
Facilities Design and Material and Material Handling”. Pearson Education:
United States.
Solomon, Abbey.
2004. “Introduction to Automatic Guided
Vehicles”. Departmen of Industrial & Engineering Systems, Virginia
Tech.
Komentar
Posting Komentar